NAMA : FOURESTYANTI A.S
CLASS : MC11-3B
NIM : 2007110665
Baik, sekarang saya sedang berada di Rumah tahanan khusus wanita pondok bambu, Jakarta. Terungkapnya fasilitas mewah untuk sejumlah terpidana seperti Artalyta Suryani dan Limarita membuktikan adanya tindak mafia hukum. Menurut informasi yang saya dapatkan, narapidana dan tahanan bisa memesan lebih dahulu ruangan fasilitas sesuai keinginan dan kemampuannya. Pemesanan bahkan dapat dilakukan sejak proses hukumnya masih berjalan ataupun bisa melalui orang-orang tertentu yang menjadi penghubung. Praktik seperti itu biasanya di sebut sebagai mafia hukum.
Dan ternyata praktik mafia hukum ini sudah berjalan lama, sistematis, dan melibatkan semua pihak di LP atau rutan. Saat ini telah ada proses di Kementerian Hukum dan HAM terkait dengan inspeksi mendadak atau sidak yang telah dilakukan oleh Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum atau satgas di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Di rutan pondok bambu ini juga terdapat blok-blok. Yaitu blok Edelweiss yang di huni oleh para napi biasa, yang ruangannya berukuran 2x7 persegi dan mayoritas yang tinggal di blok ini rata-rata menggunakan kasur persegi atau kasur lipat dan tidak ada alat-alat elektronik di dalamnya. Berbeda sekali dengan ruangan blok yang di huni oleh Artalyta ataupun Limarita yang tinggal di blok Anggrek yang di lengkapi berbagai fasilitas mewah seperti spring bed ukuran double bed, meja rias, TV plasma ukuran 21 inchi, dan pendingin ruangan, dan bahkan dia juga memiliki kamar mandi pribadi di dalam ruangannya. Seluruh ruangannya pun dilapisi karpet tebal.
A1 : Bagaimana dengan nasib para napi lain, karena kami mendapatkan info bahwa jumlah napi melebihi kapasitas?
L1 : iya, betul sekali memang jumlah napi melebihi kapasitas sehingga mereka terpaksa tidur berdesak-desakan karena satu sel yang seharusnya memuat 10 orang, kini di huni lebih dari 20 orang.
A1 : apakah tidak ada protes dari narapidana lainnya dengan perlakuan diskriminasi tersebut?
L1 : ya, tidak ada yang dapat mereka lakukan karena semua fasilitas yang di dapatkan di rutan menggunakan modus uang. Bisa di ibaratkan tidak ada uang maka tidak ada barang. Sekian berita dari saya, kita kembali ke A1 n A2.
Jumat, 09 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar